Are you a psychopath?
1. Pada suatu malam seorang salesman pergi ke toko emas. Disana, dia membeli sebuah kalung berlian untuk pacarnya. Ketika dalam perjalanan pulang, si salesman melihat seorang gadis kecil memakai gelang bandul terbuat dari emas asli. Besoknya, ada kabar heboh bahwa si gadis kecil ditemukan tewas, dan gelangnya sudah tidak ada.
Pertanyaannya: mengapa gadis itu dibunuh?
2. Anggap kamu adalah yang termuda di keluargamu. Dirumahmu sedang terjadi perampokan dan kamu satu-satunya yang tidak terbunuh. Kamu melihat ayah, ibu, dan kakakmu dibunuh didepan matamu.
Tapi anehnya kamu tak melakukan apapun. Kira-kira 'kamu' kenapa?
3. Bayangkan kamu sedang melihat sebuah foto. Sebuah foto pahlawan perang yang masih ada luka-lukanya. Pahlawan itu meninggal karena dibunuh.
Dalam bayanganmu, dimana saja letak lukanya? (sebutkan 2)
4. Seseorang memperhatikan anda secara terus menerus. Menurut anda, mengapa dia memperhatikan anda?
5.
Engkau akan membunuh perampok yang masuk ke rumahmu. Di dapur
kebetulan ada pisau dapur yang baru saja kau asah, dan pisau buah tetapi
tak terlalu tajam. Mana yang kau pilih?
Jawaban dari test di atas!
1. Jawaban umum/jawaban normal : Gadis itu dibunuh agar gelangnya bisa diambil dan di berikan ke pacar sang salesman
Jawaban psycho nya: Agar si salesman bisa mendatangi keluarga gadis itu dan menawarkan jika asuransi jiwa itu penting, sehingga dia bisa mempromosikan produk asuransinya.
2.Jawaban normal tidak akan jauh-jauh dari :
-karena shock berat atau
-karena mulut dilakban/tubuh kita diikat
Tapi seseorang dengan bakat/jiwa psycho akan berkata:
-karena saya disogok uang oleh si pembunuh atau
-karena tidak ada yang perlu dilakukan selain diam
3.Jawaban psychonya adalah di MATA dan DADA. Jawaban selain itu dianggap jawaban normal.
4.Jadi bila pertanyaan tersebut terjadi, orang normal pasti akan menjawab
"Ada sesuatu yang salah pada diriku". Sedangkan psikopat, hanya bisa
melihat kekurangan orang lain seperti, "Ada yang salah pada matanya,"
atau "Sakit mata" atau "Dia sebenarnya buta."
5.Dari pertanyaan ini, kita akan diberikan rasa kebencian terlebih dahulu
pada perampok. Alhasil, manusia normal pasti memilih pisau yang cepat
untuk membunuh yang dibencinya, sedangkan psikopat akan memilih pisau
yang lebih menyiksa siapa yang dibencinya. Jadi dari pertanyaan ini kita jadi semakin tau bahwa semakin benci seorang psikopat, akan lebih lama dia menyiksa korbannya.
sumber:wattpad
Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos
yang berarti penyakit. Pengidapnya juga sering disebut sebagai
sosiopat, karena perilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang
terdekatnya.
Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis)
karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya
sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut
orang gila tanpa gangguan mental. Menurut penelitian sekitar 1% dari
total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi
karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam
di penjara atau di rumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan.[1]
Seorang ahli psikopati dunia yang menjadi guru besar di Universitas British Columbia, Vancouver, Kanada bernama Robert D. Hare telah melakukan penelitian psikopat sekitar 25 tahun. Ia berpendapat bahwa seorang psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar balik fakta, menebar fitnah, dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan keuntungan dirinya sendiri.
Dalam kasus kriminal, psikopat dikenali sebagai pembunuh, pemerkosa, dan koruptor.
Namun, ini hanyalah 15-20 persen dari total psikopat. Selebihnya adalah
pribadi yang berpenampilan sempurna, pandai bertutur kata, mempesona,
mempunyai daya tarik luar biasa dan menyenangkan.[2]
Psikopat memiliki 20 ciri-ciri umum. Namun ciri-ciri ini diharapkan
tidak membuat orang-orang mudah mengecap seseorang psikopat karena
diagnosis gejala ini membutuhkan pelatihan ketat dan hak menggunakan
pedoman penilaian formal, lagipula dibutuhkan wawancara mendalam dan
pengamatan-pengamatan lainnya. Prasangka dan tuduhan kepada seseorang
yang menganggapnya psikopat dengan sembarangan berisiko buruk, dan
setidaknya membuat nama seseorang itu menjadi jelek.
Tujuh tahap diagnosa psikopat
- Mencocokkan kepribadian pasien dengan 20 kriteria yang ditetapkan
Prof. Hare. Pencocokan ini dilakukan dengan cara mewawancara keluarga
dan orang-orang terdekat pasien, pengaduan korban, atau pengamatan perilaku pasien dari waktu ke waktu.
- Memeriksa kesehatan otak dan tubuh lewat pemindaian menggunakan elektroensefalogram, pencitraan resonansi magnetik, dan pemeriksaan kesehatan secara lengkap. Hal ini dilakukan karena menurut penelitian gambar hasil PET (positron emission tomography)
perbandingan orang normal, pembunuh spontan, dan pembunuh terencana
berdarah dingin menunjukkan perbedaan aktivitas otak di bagian prefrontal cortex yang rendah. Bagian otak lobus frontal dipercaya sebagai bagian yang membentuk kepribadian.[3][4]
- Wawancara menggunakan metode DSM (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder) IV (The American Psychiatric Association Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder versi IV) yang dianggap berhasil untuk menentukan kepribadian antisosial.
- Memperhatikan gejala kepribadian pasien. Biasanya sejak usia pasien 15 tahun mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan.
- Melakukan psikotes. Psikopat biasanya memiliki IQ yang tinggi.
- Melakukan tes pengetahuan. Psikopat biasanya memiliki pengetahuan yang luas.
- Jika ada anak berumur 3 tahun yang terlalu genius, dan seharusnya anak tersebut tidak mungkin segenius itu, maka bisa jadi anak tersebut psikopat.
Gejala-gejala psikopat
- Sering berbohong, fasih, dan dangkal.
- Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
- Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Kadang-kadang psikopat
mengakui perbuatannya, namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat
tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
- Senang melakukan pelanggaran di waktu kecil.
- Sikap acuh tak acuh terhadap masyarakat.
- Kurang empati. Bagi psikopat, memotong kepala ayam dan memotong kepala orang tidak ada bedanya.
- Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
- Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Tidak ada waktu bagi seorang
psikopat untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan
dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau
memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya
akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan,
kritik dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
- Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
- Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi
dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga
tidak memiliki tanggapan fisiologis
yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan
berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, ataupun gemetar.
Pengidap psikopat tidak memiliki perasaan tersebut, karena itu psikopat
seringkali disebut dengan istilah "dingin".
- Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.
- Biasanya sangat cerdas dan mungkin paling cerdas ketika dibandingkan dengan anak-anak yang lain.
- Biasanya banyak mengetahui sesuatu yang tidak diketahuinya dan marah
jika orang lain menyalahkannya. Merasa paling benar, dan biasanya
anggapannya itu memang benar.
- Mengetahui sesuatu yang tidak diketahui. Biasanya banyak yang benar dan sangat sedikit sekali yang salah.
- Memiliki perkiraan dengan akurasi yang tinggi (perkiraannya jarang salah dan kebanyakan adalah benar atau benar semuanya).
sumber:Wikipedia